Babakan Siliwangi Bandung

Babakan Siliwangi – Sejarah & Harga Tiket Masuk 2020

Diposting pada

Babakan Siliwangi Bandung | Harga Tiket Masuk Gratis| Jam Buka 24 Jam | Telepon (022) 2501394 | Alamat Jl. Tamansari No.73, Lb. Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132 | MAP Klik Disini

Apakah anda sedang mencari tahu Tempat Wisata Baru di Bandung yang menawarkan kesejukan alam di tengah kota Bandung ?

Jika iya, maka inilah salah satu kawasan wisata alam di tengah kota Bandung, yang populer dengan nama Baksil alias Babakan Siliwangi Bandung.

Halo sahabat traveler’s, jumpa lagi dengan kang Dian, penulis blog informasi seputar Wisata Bandung dan sekitarnya,

yang pada kesempatan kali ini akan mereview salah satu kawasan Ruang Terbuka Hijau (Green Area Public), Babakan Siliwangi.

Info wisata hutan kota bandung ini kang dian sajikan untuk melengkapi info daftar nama – nama tempat wisata alam di bandung terpopuler sebelumnya,

seperti Kawah Putih dan Ranca Upas serta Situ Patenggang di kawasaan Wisata Ciwidey, lalu Tangkuban Perahu di kawasan Tempat Wisata di Lembang serta Curug Malela dll.

Nah seperti apakah daya tarik wisata dari Baksil Bandung ini ? khususnya keadaan Baksil Malam Hari dan seperti apakah Sejarah Babakan Siliwangi yang harus kita ketahui ?

selanjutnya apa saja fasilitas dan aktifitas wisata menarik apa yang bisa anda dinikmati jika berkunjung ke sana ?

lalu berapakah Harga Tiket Masuk Babakan Siliwangi ? dimana alamat dan cara mengakses Pintu Masuk Forest Walk Babakan Siliwangi ?

Baiklah untuk menjawab semua pertanyaan di atas, yuk simak saja kupasannya di bawah ini.

Babakan Siliwangi ( Baksil )

Babakan Siliwangi Bandung
Suasana Malam di Baksil Bandung yang Indah Eksotis dan Romantis

Sahabat traveler’s, Sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat modern yang hidup di zaman sekarang,

masyarakat di perkotaan pada umumnya sekarang sudah mulai melek dan sangat mendambakan keberadaan kawasan Ruang Terbuka Hijau,

seperti dengan hadirnya kawasan taman – taman di dalam Kota yang hijau dan nyaman ditinggali serta bisa dijadikan tempat liburan atau sekedar nongkrong.

Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari alasan sudah mulai sadarnya masyarakat perkotaan dewasa ini,

yang menyadari akan begitu pentingnya ruang terbuka hijau yang bisa dijadikan tempat aktifitas seperti refreshing warga di tengah kota serta menetralisir polusi udara.

Dengannya, maka Ruang hijau seperti taman kota tersebut akan mampu menghasilkan oksigen atau udara bersih dan sehat,

serta memberikan keindahan serta udara kota tetap selalu terjaga kesegarannya, dari pepohonan hijau yang tumbuh di sana.

Nah, salah satu lokasi atau ruang terbuka hijau di tengah kota bandung yang selalu dijaga keberadaannya dan dari waktu ke waktu,

serta terus dibenahi oleh pemkot Bandung agar semakin indah dan bisa dijadikan sebagai destinasi wisata adalah Babakan Siliwangi.

Sahabat traveler’s, Baksil dibangun selain difungsikan sebagai sebuah Taman di Kota Bandung, juga sekaligus dijadikan sebagai Ruang Terbuka Hijau di Bandung.

Asal Usul Nama Baksil

Sesusi namanya, Baksil berlokasi di Jalan Siliwangi No 7 Lebak Siliwangi, Coblong, Kota Bandung Jawa Barat Indonesia, sebuah tempat yang berada di kawasan jalan Taman Sari.

Keberadaan Baksil ini adalah guna melengkapi Green Area yang bisa dinikmati warga kota Bandung,

dan juga wisatawan yang ingin menikmati kawasan hijau terbuka yang lainnya mulai dari Teras Cikapundung, Skywalk Cihampelas serta Taman-taman di kota Bandung seperti ;

Mulai dari Taman Pustaka Bunga Kandaga Puspa, Taman Lansia, Taman Jomblo, Taman Labirin, Pet Park,

Taman Veteran, Taman Vanda, Taman Lalu Lintas, Taman Film , Peta Park Bandung,

Taman Gesit, Taman Superhero, Taman Sejarah, Taman Music Centrum dan yang terbaru Taman Asia Afrika Bandung di Kiara Artha Park.

Sehingga keberadaannya bisa jadi alternatif Tempat Wisata yang menarik di Bandung,

khususnya bagi anda yang mencintai keindahan serta kesejukan alam khas Bandung,

seperti yang biasa anda temukan di sekitar Tempat Wisata di Lembang seperti Taman Begonia, Taman Bunga Cihideung atau Rumah Bunga Rizal

serta di Tempat Wisata di Ciwidey ada Barusen Hills atau di Kampung Tulip dll.

Sejarah Babakan Siliwangi Bandung

Sahabat traveler’s, Babakan Siliwangi atau yang dikenal warga bandung dan biasa disingkat dengan Baksil,

adalah salah satu kawasan wisata hutan yang ada kota di Bandung,

lokasinya masuk wilayah administratif Kelurahan Babakan Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Kawasan Babakan Siliwangi memang lokasinya tidak jauh dari pusat kota ( Bandung Utara ),

yang membuat Babakan Siliwangi menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang paling terjangkau oleh masyarakat kota Bandung.

Keberadaan Babakan Siliwangi sebagai RTH juga membuat kawasan ini menjadi paru-paru kota,

sekaligus Tempat Wisata di Bandung bagi warga kotanya dan juga wisatawan yang sedang liburan ke kota Kembang.

Sahabat traveler’s, Babakan Siliwangi memiliki luas area seluas tidak kurang 3.8 hektar,

dimana didalamnya merupakan habitat hidup berbagai satwa yang melengkapi ekosistem yang telah ada,

seperti halnya yang bisa anda temukan di Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi atau Kebun Binatang Mini di Bandung terbaru Lembang Zoo And Park.

Dalam perkembangannya, sejarah tata kelola Babakan Siliwangi banyak menuai kontroversi,

terutama dengan adanya planning pengalihan yang akan mengelola Babakan Siliwangi kepada pihak swasta yang mana ditujukan untuk tujuan Komersialisasi.

Kawasan Babakan Siliwangi sendiri adalah kawasan lembah yang dibentuk Sungai Cikapundung sejak puluhan ribu tahun yang lalu,

sehingga banyak masyarakat Bandung yang menganggap kawasan ini dianggap sebagai warisan Tempat Wisata alam di Bandung yang masih tersisa.

Punclut Bandung

Baca Juga : Punclut Bandung

Pada zaman kolonialisme Belanda, kawasan Baksil Bandung ini sudah ada dan dikenal sebagai kawasan sabuk hijau Kota Bandung dengan nama Lebak Gede.

Dengannya, maka tercatat pada tahun 1920, sejumlah orang yang berkompeten dan bertanggung jawab terhadap tata kelola kota Bandung,

telah membuat rencana menjadikan kawasan ini sebagai hutan kota sekaligus perkebunan terbuka bagi masyarakat.

Grand Design Baksil pada waktu itu tidak hanya membiarkan kawasan ini tetap sebagai kawasan hijau yang rimbun dengan pepohonan,

akan tetapi juga membuat beberapa fasilitas lain di dalamnya seperti taman botani yang disebut sebagai Tamansari di bagian selatan Lebak Gede,

dan juga fasilitas kebun binatang, yang saat ini dikenal dengan Kebun Binatang Bandung.

Di bagian lain Lebak Gede yang sejajar dengan Jalan Cihampelas ( Cihampelas Walk ),

para arsitektur membuat pemandian, taman bunga dan kolam ikan yang kemudian kita kenal dengan Pemandian Cihampelas.

Bahkan tercatat, pada saat atau masa penjajahan Jepang, pernah ada rencana untuk membangun sebuah museum di kawasan Babakan Siliwangi ini,

tetapi rencana tersebut tidak bisa terwujudkan hingga Jepang mengakhiri pendudukannya di Indonesia.

Paska bangsa Indonesia merdeka, maka pengelolaan selanjutnya kawasan Lebak Gede ini dikendalikan langsung oleh pemerintah kota Bandung.

Seiring perkembangan zaman, Kota Bandung berubah menjadi kota yang cukup besar dengan pertumbuhan penduduk yang jga semakin padat,

maka pemerintah kota Bandung pun mengambil inisiatif dengan mengubah fungsi Lebak Gede menjadi kawasan paru-paru kota.

Namun di sisi lain, timbul juga keinginan dan tantangan,

dimana pemerintah maupun pengusaha ada upaya untuk mengalihkan fungsikan Lebak Gede,

karena letaknya yang strategis dan dekat dengan pusat keramaian sebagai pusat komersial.

Akhirnya pada waktu itu sempat muncul ada upaya pengembangan fisik di kawasan ini,

tepatnya pada masa pemerintahan Wali Kota Otje Djundjunan (1971-1976).

Perubahan Nama Lebak Gede ke Baksil

Sahabat traveler’s, Kawasan Lebak Gede diubah namanya menjadi Lebak Siliwangi/Babakan Siliwangi,

dan kawasan ini dijadikan objek wisata melalui pendirian sebuah Rumah Makan Sunda di Bandung ,

yakni Babakan Siliwangi yang menyediakan berbagai macam masakan Sunda.

Menyusul kemudian, pembangunan beberapa sanggar dan pusat kesenian budaya di kawasan ini,

dengan tujuan guna menunjang fasilitas rekrekasi bagi para turis dan wisatawan.

Sanggar ini didirikan atas prakarsa dari seniman Popo Iskandar, Barli, Tony Yusuf, serta beberapa seniman lainnya,

dan diresmikan sebagai Sanggar Olah Seni (SOS) pada tahun 1982 oleh Dirjen Pariwisata Departemen Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi saat itu,

yaitu Bapak Joop Ave yang akhirnya menjadi Menteri Pariwisata.

Di awal tahun 1990, pembangunan fisik di Kawasan Babakan Siliwangi terus dilakukan,

hal pertama dengan dibangunnya Sasana Budaya Ganesha ( Sabuga Bandung ) sebagai bagian dari perluasan dan fasilitas Institut Teknologi Bandung.

Pada tahun 2001, upaya pembangunan fisik di Babakan Siliwangi terus dilakukan ketika Walikota Bandung Aa Tarmana,

merencanakan pembanguan pusat wisata terpadu di kawasan Babakan Siliwangi.

Kawasan wisata terpadu ini rencananya terdiri dari apartemen, pusat perbelanjaan di bandung, wahana kawula muda, pusat seni, serta rumah makan.

Bahkan pada saat itu, pemerintah Kota Bandung sudah menunjuk pisak pelaksana,

yaitu sebuah developer swasta yakni PT. Esa Gemilang Indah (EGI) untuk menjalankan rencana komersialisasi tersebut.

Tapi rencana tersebut mengundang pro dan kontra dari masyarakat,

ada kelompok yang mendukung mengubah Babakan Siliwangi menjadi tempat pariwisata,

tetapi ada juga kelompok yang ingin menjaga kawasan Babakan Siliwangi tetap sebagai hutan kota, bukan sebagai tempat wisata.

Di tengah kontroversi yang terus terjadi, pada tahun 2003, Restoran Babakan Siliwangi yang sudah ada sejak tahun 1970-an terbakar.

Praktis tempat wisata di tempat ini hanya meninggalkan reruntuhan bekas kebakaran serta sanggar seni SOS dan Mitra Art Centre.

Kontroversi kembali muncul menjelang berakhirnya kontrak kerjasama PT. EGI dengan pemerintah kota Bandung pada tahun 2008.

Masih ada tarik ulur antara pemerintah kota, masyarakat dan juga PT. EGI.

Di satu sisi ada pihak yang mendukung untuk menata Babakan Siliwangi dengan mendirikan beberapa fasilitas wisata,

tetapi ada juga pihak yang menentang hal tersebut dan menginginkan Babakan Siliwangi tetap sebagai hutan kota,

apalagi tuntutan ini sesuai dengan Undang-Undang yang mengamanatkan agar setiap kota memiliki RTH seluas 30%.

Di tengah kontroversi tersebut, pada 27 September 2011, PBB mendeklarasikan Babakan Siliwangi sebagai hutan kota dunia.

Pada tanggal 18 Oktober 2013, Pemerintah Kota Bandung melakukan pemutusan kerjasama dengan PT. EGI,

dalam hal pengelolaan kawasan Babakan Siliwangi sehingga sejak saat itu,

pengelolaan Babakan Siliwangi sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Kota Bandung.

Selanjutnya, Babakan Siliwangi akan dijadikan hutan kota yang bebas diakses oleh masyarakat.

Guna mendukung rencana tersebut, lebih tepatnya pada bulan Februari 2014,

Pemerintah Kota Bandung menyelenggarakan sayembara terbuka untuk menata hutan kota Babakan Siliwangi,

sehingga Baksil dapat menjadi hutan kota berkelas dunia.

Daya Tarik Wisata Babakan Siliwangi

Sahabat traveler’s, saat ini kawasan Babakan Siliwangi sangat populer dan telah menjadi tempat favorit warga kota Bandung,

terutama sebagai salah satu Tempat Nongkrong di Bandung favorit para kawula muda,

sehingga setiap akhir pekan dan musim liburan selalu ramai dikunjungi bahkan wisatawan luar kota pun tidak sedikit yang singgah ke sini.

Sebagai salah satu sumber resapan dan sumber mata air bagi warga bandung selain Situ Lembang,

di kawasan ini setiap pengunjung bisa mengeksplorasi setiap sudut keindahan dan kesejukan tempat ini,

dengan berbagai macam kegiatan yang sangat menarik dan menyehatkan.

Di sini terdapat fasilitas Forest Walk Baksil yang panjangnya dijamin akan membuat cukup bagi siapa pun,

untuk mengeluarkan keringat ketika melewatinya, tidak akan kalah seru dan asyik ketika melakukan Tea Walk di Kebun Teh di Bandung

atau berpetualang Trekking di Geo Culture Trek Lembang atau Dago Pakar hingga Gunung Puntang.

Di sini setiap akhir pekan, hari sabtu dan minggu,

anda bisa menyaksikan sendiri tempat ini banyak dikunjungi oleh pengunjung yang melakukan Jogging Ria,

dan mereka sangat menikmati dan bersemangat melakukannya hingga betah berlama-lama di sini.

Kegiatan wisata yang seru dan menarik lainnya di kawasan Babakan Siliwangi yang bisa anda nikmati adalah,

di tempat ini sering dilakukan acara yaitu adu kreatifitas terutama bagi para pecinta burung,

yaitu lomba membuat sarang atau kandang bagi burung yang banyak beterbangan di sini, yang populer dengan nama Bird House.

Tidak hanya itu saja, di sini juga telah disiapkan fasilitas berupa tempat khusus bagi keperluan menggelar berbagai kegiatan lomba kesenian,

yang biasanya rutin diadakan setiap bulan, seperti halnya yang biasa anda temukan di Dago Tea House atau Saung Angklung Udjo.

Sahabat bagi anda pecinta kegiatan Fotografi, atau sedang mencari Tempat Prewedding di Bandung,

maka Baksil adalah salah satu spot tempar hunting foto di bandung yang bagus, serta favorit para penyedia Jasa Fotografer Bandug.

anda juga jangan sampai melewatkan untuk datang ke Babakan Siliwangi Bandung ini,

kenapa demikian ?

karena di sini banyak terdapat spot menarik yang idah yang bisa anda abadikan sebagai sebuah karya seni yang eksotis dan artistik.

Harga Tiket Masuk Babakan Siliwangi

HTMGratis

Sahabat traveler’s, jika anda tertarik mengunjungi Tempat Wisata Alam yang lokasinya berada tepat di tengah kota Bandung ini,

maka setiap pengunjung tidak dikenakan biaya masuk karena Baksil adalah sebuah Tempat Wisata di Bandung Yang Gratis.

Berbeda jika tempat ini tidak berhasil dipertahankan sebagai Ruang Hijau Terbuka dan juga Paru-paru kota Bandung,

maka sudah pasti Rp.3.000 orang harus siap-siap anda bayarkan kepada pihak swasta yang mengelolanya.

Alamat Babakan Siliwangi Bandung

Lokasi Baksil terletak di Jalan Siliwangi No 7, Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung 40132, Jawa Barat Indonesia.

Lokasi Baksil jika diakses dari tempat penginapan seperti Hotel Dekat Bandara Husein Sastranegara Bandung adalah 20 menit-an ( 6.3 KM ),

sementara dari Hotel Dekat Stasiun Bandung berjarak sekitar 5.9 KM ( 21 Menit ) dan dari Penginapan Dekat Terminal Leuwi Panjang 8.9 KM ( 31 Menit )

Nomer Telepon Babakan Siliwangi Bandung

Nomer Kontak(022) 2501394

Untuk informasi kegiatan acara, reservasi jika anda hendak berkunjung secara rombongan atau informasi penting lainnya yang mungkin anda butuhkan,

silahkan anda bisa menghubungi nomer telepon baksil bandung di (022)2501394

Jam Buka Baksil Bandung

Setiap Hari ( Senin – Minggu )24 Jam

Waktu operasional kawasan wisata Baksil Bandung ini adalah setiap hari, senin hingga minggu, selama 24 jam nonstop.

Peta Lokasi Baksil Bandung

Rute Jalan Menuju Babakan Siliwangi

Sahabat traveler’s, akses menuju ke Baksil Bandung ini sangat lah mudah, dimana sahabat bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil dan juga mobil serta transportasi umum.

Bagi anda yang hendak naik kendaraan umum, maka sahabat bisa naik kendaraan angkutan kota dengan rute trayek Cicaheum – Ciroyom, kemudian silahkan turun di pintu masuk Sabuga jalan Babakan Siliwangi.

Tempat Wisata di Bandung Dekat Baksil

Sahabat traveler’s, bagi anda yang mau liburan ke kota kembang dengan ikut Paket Wisata Bandung seperti dari Mawa Holiday Tour & Travel,

berikut adalah rekomendasi tempat – tempat wisata menarik di sekitar babakan siliwangi yang wajib untuk dikunjungi dan dijadikan itinerary ;

Upside Down World Bandung, inilah tempat wisata unik di bandung wahana rumah terbalik yang menawarkan spot tempat hunting foto di bandung

Kebun Binatang Bandung, inilah objek wisata keluarga di bandung murah meriah yang populer dengan julukan Bonbin atau Bandung Zoo.

Amanda Brownies, inilah Toko Kue di Bandung yang terkenal enak dan bisa anda beli untuk dijadikan Oleh-Oleh Khas Bandung atau Makanan Khas Bandung.

Golden Monkey, inilah objek Wisata Malam Bandung favorit Tempat Dugem di Bandung bagi kalangan selebrity seperti Nikita Mirzani.

Steak Ranjang, inilah salah satu Tempat Makan di Bandung yang Unik, menawarkan menu kuliner western food steak yang sangat terkenal,

Tidak hanya itu saja, dari lokasi Baksil juga bisa dengan mudah mengakses objek wisata yang sedang ngehit di daerah lembang dan Maribaya,

seperti diantaranya The Great Asia Afrika Lembang, Lembang Wonderland, Floating Market ,

dan juga objek wisata seperti Panama Park dan Kampung Korea Bandung. Dago Dream Park, Rabbit Town dll.

Hotel Dekat Babakan Siliwangi Bandung

Bagi anda yang membutuhkan tempat Penginapan Murah di Bandung sebagai tempat bermalam atau istirahat selama jalan – jalan di kota kembang,

berikut ini kang dian punya daftar Hotel Murah di Bandung yang paling rekomended, dimana anda bisa memilih salah satu dari 17 Hotel Dekat Kampus ITB Bandung.

FAQ

Berapa HTM dan Biaya Parkir Kendaraan di Baksil ?

Biaya masuk Gratis, Tarif parkir motor Rp 3.000 dan Mobil Rp 5.000

Ada apa saja di Babakan Siliwangi ?

Selain ada Forest Walk, ada juga pusat kuliner tempat makan khas bandung, galeri seni, spot foto dll.

Apakah ada parkir buat Bus Besar rombongan ?

Areal parkir tidak terlalu luas, sehingga bagi anda yang Sewa Bus Pariwisata Bandung tidak bisa masuk.

Dimana lokasi Parkir Mobil dan Pintu Masuk Baksil ?

Masuk dulu jln siliwangi, langsung TKP, kalo parkir si sabuga harus jalan dulu. Kalo melewati lapangan nya sabuga harus bayar

Dari Stasiun Bandung Naik Grabcar ke Baksil Bisa ?

Bisa Sekali

Nah sahabat traveler’s, demikianlah informasi seputar Sisa-sisa Eksotisme Tempat Wisata Alam di Bandung yang saat ini masih bisa anda nikmati bersama keluarga, teman atau berdua dengan pasangan, yaitu Baksil alias Babakan Siliwangi.