Saritem Bandung – Never Come Here Guy !!

Loading...

Saritem Bandung – Tidak kenal maka tidak sayang, seperti itulah ungkapan untuk menggambarkan Kota Kembang Bandung kepada sahabat sekalian. Berbicara tentang Bandung dari masa ke masa, maka pasti tidak akan pernah lepas dari bayang-bayang salah satu bekas tempat wisata seks di kota Bandung yang terkenal dan populer, yang sebenarnya secara resmi sejak November tahun 2006, berdasarkan Perda kota Bandung no 11/1995, Saritem akan mulai dihapuskan dan ditutup resmi pada tanggal 18 April 2007. Tapi apakah benar pusat wisata seks terbesar dan telah lama hadir di kota kembang  Saritem Bandung itu telah benar-benar berhenti dari segala aktifitas “Hitam” nya tersebut ?

Sahabat traveler’s, jumpa lagi dengan saya penulis tempat wisata di Bandung yang akan terus mengabarkan kepada anda semua informasi yang ada sangkut pautnya dengan kota bandung, kota berjuluk Paris Van Java. Jika sebelumnya saya menuliskan artikel seputar tempat wisata kuliner di kota Bandung yang paling romantis, maka kali ini saya akan membedah sebuah lokasi wisata seks yang sebenarnya menurut keterangan di atas sudah ditutup, ternyata berdasarkan pantauan penulis di media internet, kegiatan aktifitas wisata seks di Saritem Bandung ini ternyata masih berjalan, meski secara sembunyi-sembunyi.

Nah untuk mengetahui permasalah tentang saritem di kota bandung ini, ada baiknya juga saya mencoba membedah dan mencari tahu serta mengabarkan kepada anda sebenarnya apa sih itu saritem ? bagaimana sejarah saritem Bandung itu bisa berdiri, siapa saja sih penikmat dan pelaku wisata seks di saritem ? serta berapa sih tarif harga Psk saritem bandung setiap kali berkencan dengn pelanggannya, sehingga bisnis esek-esek ini masih saja terpantau berjalan secara terselubung. Yuk sahabat, kita telusuri bersama khusus di artikel ini tentang Saritem Bandung.

Saritem Bandung

Saritem Bandung

Sahabat traveler’s, Saritem adalah sebuah lokalisasi yang terletak di kota Bandung, Jawa Barat. Tempat Lokalisasi ini terletak di dekat stasiun kereta. Tepatnya di antara jalan Astana Anyar dan Gardu Jati. Dari dulu berkali-kali diumumkan, sejak perda kota bandung no 11/1995 akan ditutup tapi tak pernah terjadi hingga sekarang di tahun 2015. Meskipun di depan jalan Saritem Bandung ini telah dibangun dan didirikan Pesantren At Taubah , yang salah satu tujuan sebenarnya adalah mengubah paradigma “negatif” masayarakat terhadap wilayah Saritem, yang ironisnya menjadi pintu gerbang kompleks lokalisasi di kota bandung ini.

Sahabat traveler’s, fakta memang menyatakan bahwa tempat lokalisasi alias tempat wisata seks di Saritem Bandung ini, sudah sangat tidak asing lagi bagi warga Bandung.maupun bagi wisatawan yang berkunjung ke kota kembang. Tempat Lokalisasi Psk Saritem Bandung secara tidak langsung sudah menjadi trademark kota kembang untuk lokasi para wanita penajaja seks komersial menjalankan aksinya melayanai berbagai kalangan tamu “pemakai jasa” mereka. Sehingga di zaman keemasannya, sebelum perda di atas dikeluarkan, Saritem bandung sudah hampir pasti selalu dipadati dan ramai disesaski para pria hidung belang setiap harinya full 24 jam.

Sahabat traveler’s, memang benar, untuk menghapuskan segala bentuk akses kemaksiatan berupa tempat protitusi tidak hanya dihadapi kota bandung saja, Saritem Bandung seperti lazimnya kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia seperti Surabaya dengan Dolly, Yogyakarta dengan Sarkem, Makassar dengan Jalan Nusantara, Bogor dengan Gang Semen, dan kota-kota besar lainnya yang memiliki objek wisata syahwat, masih menemui kendala, dimana kegiatan-kegiatan terselubung wisata seks ini masih tetap saja berlangsung, meski tempat-tempat prostitusi tersebut telah ditutup secara permanen.

PSK Saritem Bandung

PSK Saritem Bandung

Fakta dari hal di atas bahwa Saritem Bandung ternyata masih dipakai sebagai salah satu tempat strategis beroperasi para Psk yang ternyata sebagian besar pelakunya adalah kaum perempuan luar kota bandung ini terjadi pada tanggal 20 mei 2015 yang lalu, dimana saat itu jajaran Polrestabes Bandung dibantu berbagai aparat pemerintahan seperti satpol PP berhasil menjaring hampir 150 pekerja seks komersial di lokasi saritem bandung, yang jelas-jelas sudah ditutup resmi sejak 2007 yang silam. Dan dari 150 orang tersebut, ternyata diidentifikasi hanya 10 psk saritem bandung yang ber-ktp warga bandung, sisanya paling banyak adalah ber-ktp indramayu yang hampir 62 orang.

Nah sahabat traveler’s, sangat miris memang ketika pihak berwenang dan masyarakat bandung secara umum menginginkan sebuah perubahan baru, paradigma baru yang diharapkan mampu mengubah citra salah satu “spot hitam ” dari kota bandung tersebut dari label tempat wisata seks terbesar di kota bandung menjadi sebuah tempat yang lebih islami dengan didirikannya pesantren at-taubah, namun faktanya masih jauh dari harapan bagi semua masyarakat yang menginginkan saritem bandung ini benar-benar berhenti beroperasi.

Nah sahabat taraveler’s, untuk mengetahui, alasan atau faktor apa saja sih yaang membuat tempat wisata seks terbesar di kota bandung saritem ini sulit ditutup aktifitasnya, alangkah baiknya saya juga akan mengupas sejarah panjang keberadaan tempat protitusi tertua dan terlama yang pernah ada di kota berjuluk kota kembang Saritem Bandung kepada anda.

Sejarah Saritem Bandung

Sejarah Saritem Bandung

Sejarah Saritem Bandung

Sahabat tarveler’s, Saritem berdiri di kota bandung jauh sebelum kemerdekaan RI, dan konon didirikan sehubungan dengan pembuatan jalan kereta api di akhir abad 19. Saritem dijadikan lokalisasi sejak zaman Belanda. Para PSK di saritem kota bandung kala itu berjejer, dipajang dengan menggunakan kebaya di setiap rumah yqng ada di sana. Kebanyakan PSK saritem tersebut didatangkan dari desa-desa dengan cara ditipu atau dipaksa, meski ada pula yang menawarkan diri secara terang-terangan.

Sejarah Saritem Bandung awalnya didirikan oleh orang-orang Belanda yang tinggal di tanah bumi Parahyangan ini. Saritem sudah ada sekitar tahun 1838, yang berarti sudah 177 tahun keberadaan lokalisasi ini, sudah sangat tua bahkan kalau dibilang regenerasinya sudah lama terjadi dan berlangsung sangat lama, baik oknum wanita yang menjajakan seksnya maupun para penikmatnya yang ternyata tidak hanya dari bandung saja, akan tetapi dari seluruh kota-kota besar lainnya di indoenesia.

Nama Saritem bandung sdendiri sebenarnya diambil dari nama salah seorang gadis muda yang saat itu berprofesi sebagai pedagang jamu asal kota kembang Bandung bernama Saritem. Saritem di waktu itu terkenal berparas cantik, ayu serta berkulit putih bersih. Sehingga Pesona dan daya tarik gadis muda Saritem waktu itu berhasil memikat seorang pembesar Belanda di bandung, dan berhasil menjadikan Saritem sebagai gundiknya. Sejak saat itulah gadis Saritem menjadi ‘Nyonya Belanda’. Namanya pun berganti menjadi Nyi Saritem.

Sahabat, memang Banyak versi yang menjelaskan asal usul nama Saritem. Ada yang mengatakan jika nama Saritem itu nama seorang tukang jamu berkulit hitam manis yang bernama Sari, dan Ada juga yang menyatakan bahwa nama Saritem diambil dari nama seorang penjaga warung remang-remang yang nongkrong di pinggir jalan di kala itu.Namun apa pun asal usulnya, faktanya nama saritem Bandung seperti menjadi legenda bagian dari kehidupan kota bandung.

Waktu terus berjalan, Beberapa tahun kemudian, Saritem disuruh Kompeni Belanda  mencari kaum wanita lainnya yang bisa dijadikan untuk teman kencan serdadu-serdadu Belanda yang masih lajang. Waktu itu, kawasan sekitar Gardujati adalah pusat atau dijadikan markas militer serdadu Belanda. Untuk kegiatan prostitusi itu Saritem difasilitasi sebuah rumah yang sangat besar, dan pelan tapi pasti akhirnya jumlah wanita-wanita cantik yang berhasil dikumpulkan Saritem semakin bertambah banyak setiap harinya.

Untuk perekrutan wanita-wanita yang akan dijadikan “budak pemuas nafsu” serdadu-serdadu lajang belanda tersebut, Saritem harus mengumpulkan banyak sekali kaum perempuan-perempuan dari berbagai daerah. Tidak hanya kaum hawa dari bandung dan sekitarnya yang berhasil ditekrut, akan tetapi wanita-wanita yang berhasil dirayu dan dipaksa masuk dunia prostitusi tersebut ada juga yang berasal dari Cianjur, Sumedang, Garut, dan Indramayu.

Sejak perekrutan besar-besaran tersebut, nama Saritem mulai terkenal dan populer . Yang datang ke rumah bordir di bandung yang dikelolanya pun semakin bertambah banyak. waktu berjalan, ternyata penikmat seks itu Tidak hanya dari kalangan serdadu yang lajang, tapi serdadu lanjut usia pun juga berdatangan ke tempat Saritem bandung. Dan celakanya beberapa warga pribumi juga ada yang datang ke sana dan hal inilah yang  membuat teman-teman Saritem yang juga menjadi gundik tentara Belanda tertarik membuka usaha serupa. Mereka rata-rata perempuan bekas binaan Saritem.

Sahabat traveler’s, sebenarnya Sejak perang kemerdekaan 1945 markas militer serdadu Belanda berhasil dikuasai pejuang Republik Indonesia. Namun, bisnis Saritem tidak tersentuh. Meski Saritem telah tiada, toh tetap saja masyarakat mengenal lokasi itu dengan sebutan Saritem Bandung. Selanjutnya rumah-rumah penduduk pun berdiri di sekitar lokasi Saritem.

Sahabat, disinyalir karena Lokasi Saritem Bandung ini berada di tengah-tengah pemukiman rumah penduduk, maka inilah yang membuat warga kala itu tidak menggubris keberadaan lokalisasi Saritem.Pasalnya, lokalisasi tertua di bandung itu telah berdiri lebih awal dibanding pemukiman warga. Bahkan kala itu banyak warga dari berbagai daerah membuka pemukiman di sekitar lokalisasi untuk mengais rupiah dari bisnis Saritem ini.

Tarif Psk Saritem Bandung

Tarif Psk Saritem Bandung

Harga Psk Saritem Bandung

Sahabat traveler’s, mengusik rasa penasaran kita, tentunya kita bertanya, berapa sih tarif PSK di saritem bandung sekali kencannya yang terbaru di tahun 2015 ? apakah mahal atau murah, sehingga bisnis esek-esek di kota bandung ini seperti mati enggan hidup pun tak mau ? nah, ternyata berdasarkan fakta dari penjaringan polrestabes bandung beberapa waktu yang lalu, tarif  atau harga psk di saritem kota  bandung itu bervariasi antara Rp.150 ribu hingga Rp.300 ribu.

Sebut saja Gina, sebagai pekerja seks komersial di komplek saritem bandung yang berhasil dijaring aparat waktu itu, mengungkapkan fakta yang sangat mengejutkan, bahwa tarif jasanya memberikan layanan seks kepada konsumennya adalah sebesar Rp.150.000 tersebut ternyata yang berhasil didapatnya hanya sebesar Rp.60 ribu saja. Yang lainnya Ayu, psk saritem bandung lainnya yang bertarif Rp.300 ribu hanya dapat bagian Rp.120 ribu.

Lokasi Saritem Bandung

Sahabat traveler’s, lokasi atau alamat saritem bandung berada adalah sangat berdekatan dengan stasiun kereta api yang kini dinamakan sebagai salah satu Stasiun kereta api yang ada di kota Bandung.Aksesnya sangat mudah ditemukan, bahkan oleh orang yang berkunjung pertama kalinya ke bandung pun.

Wisata di Saritem Bandung

Wisata Saritem Bandung

Wisata Saritem Bandung

Sahabat traveler’s, Kalau berbicara fakta memang Saritem sudah bukan menjadi tempat lokalisasi Psk resmi lagi di kota bandung. Bahkan untuk menjadikan kawasan prostitusi terbesar dan tertua di kota bandung ini benar-benar terbebas dan bersih dari bisnis haram ini, pemkot bandung bersama ulama sebandung telah mendirikan sebuah pesantren yang besar di gang ini yaitu pesantren At-Taubah.Sebuah harapan dan keinginan yang sangat mulia menjadikan saritem ke depan menjadi salah satu tempat wisata di bandung yang menarik, tertib dan berbudaya.

Ada secercah harapan waktu itu, ketika pesantern telah dibangun dan didirikan, yakni menjadikan komplek bekas saritem ini, yang tadinya merupakan tempat wisata seks di kota bandung, bisa dirubah menjadi salah satu tempat wisata religi atau rohani yang terkenal yang ada di kota Bandung, sehingga akan menghapus penilaian miring dan stigma negatif dari nama besar saritem bandung sebagai “lembah hitam” di pusat kota kembang.

Namun fakta memang berkata lain, ternyata dengan pembangunan pesantren yang semula diaharapkan akan mampu menarik banyak psk untuk kembali ke jalan yang benar, serta mampu menjadikan kawasan ini menjadi daertah tertutup bagi para pelaku dan pemakai bisnis haram ini pun tidak mampu menghalangi kegiatan bisnis esek-esek di tempat terus berlangsung hingga kini, meski dengan cara sembunyi-sembunyi, karena memang keberadaannya ada di perkampungan rumah-rumah penduduk, sehingga cukup sulit dideteksi keberadaannya.

Pesantren Dar At- Taubah Saritem Bandung

Pesantren Dar At- Taubah Saritem Bandung

Nah demikianlah sahabat traveler’s , sepenggal kisah dari sejarah sebuah tempat lokalisasi paling tua yang terdapat di kota kembang yakni Saritem Bandung yang sangat begitu populer dan familiar namanya. Maksud saya menuliskan artikel tentang salah satu bekas tempat wisata seks di kota bandung yang terkenal ini adalah mencoba mengungkap kehidupan serta aktifitas dan realitas yang ada di kota bandung. Kita tidak boleh menutup mata terhadap sesuatu yang meskipun samar dilihat akan tetapi nyata di kehidupan.

Video Kehidupan di Saritem Bandung Youtube

Sahabat traveler’s, Kota Bandung saat ini adalah sebagai salah satu destinasi wisata terkemuka di indonesia dan mancanegara, menjadi tempat yang istimewa bagi setiap pengunjung/wisatawan untuk berlibur dan menghabiskan waktu istirahat di kota berhawa sejuk dan dingin di malam hari ini. Bandung sangat memerlukan suasana yang kondusif, tertib dan aman, sehingga akan menciptakan dunia pariwisata yang lebih baik dan lebih maju dengan masyarakatnya yang beretika dan berbudaya.

Bagaimana pun kita sangat mengapresiasi pemkot bandung yang dibantu oleh tokoh masyarakat dan ulama yang bahu membahu telah berupaya keras menutup secara permanen lokalisasi saritem bandung ini, dengan cara mendirikan pesantren serta secara rutin tetap melakukan pengawasan serta razia yang rutin untuk menangkapi oknum-oknum yang masih berkeliaran menjalankan aktifitas bisnis sek di tempat itu.Dan bagi yang tertangkap, kemudian dimasukan pusat rehabilitasi dengan cara memberikan aneka keterampilan, sehingga para psk saritem bandung tidak akan kembali lagi menajajakan tubuh mereka di jalan saritem lagi.[ Saritem Bandung ]

Sumber referensi : 1

Saritem Bandung
  • Saritem Bandung

Ringkasan

Saritem BandungSaritem Bandung - inilah salah satu tempat wisata seks di kota bandung yang telah disulap sejak tahun 2007 menjadi tempat wisata rohani/religi di bandung dengan berdirinya sebuah pesantren Dar At-Taubah. Mengubur kisah buram salah satu titik pusat lokalisasi terbesar dan tertua di kota bandung ini seperti banyak mendapatkan kendala dan halangan.Saritem hingga kini disinyalir menjadi persembunyian sejumlah PSK nakal yang tetap bertahan menjalani profesi sebagai pekerja seks komersial saritem bandung, meski terkena resiko digaruk aparat kepolisian dan satpol PP.Dengan harga tarif layanan jasa seks komersil yang murah antara Rp.150 ribu hingga Rp.300 ribu menjadikan kawasan saritem menjadi surga dunia, dan sepertinya sulit untuk ditutup permanen, karena banyaknya pelaku psk dan konsumen yang saling membutuhkan.Seperti apa sejarahnya saritem bandung ? baca terus artikel di bawah ini.Jangan lupa untuk beri bintang dan membuat komentar di bawah jika anda suka artikel Saritem bandung ini !! [ tempatwisatadibandung.Info ]

User Rating 3.11 (18 votes)
Sending
Comments Rating 0 (0 reviews)
loading...

Leave a Reply