Gedung Sate Bandung – Wall Of Fame Paris Van Java

Gedung Sate Bandung – Siapa yang tidak kenal dengan Gedung Sate Bandung ? Salah satu bangunan monumental yang artistik bergaya indonesia Eropa yang kini ditempati sebagai kantor Gubernur Jawa Barat.

Gedung Sate Bandung

Gedung Sate Bandung

Gedung Sate Bandung yang memiliki ciri paling atas bangunannya seperti tusukan sate,adalah salah satu peninggalan bukti sejarah yang sangat penting bagi indonesia dan juga dunia,sehingga gedung yang sebelum tahun 1960 sering dinamai “Gedong Hebe” ini menjadi salah satu Tempat Wisata sejarah,pendidikan dan budaya di kota bandung yang terkenal dan Populer.

Sumber refrensi : Wikipedia

Sejarah Gedung Sate Bandung

Tempat Wisata Di Kota Bandung ini didesain oleh seorang arsitektur Ir J.Berger asal Landsgeboundienst atau dinas pembangunan gedung pemerintah negeri Belanda dengan arahan maestro arsiteknya Belanda pada waktu itu Dr.Hendrik Petrus.

Gedung Sate Bandung

Gedung Sate Bandung

Pada masa kolonialis Belanda,nama Gedung Sate Bandung adalah Gouvernements Bedrjven (BD).Simbolis pembangunannya pertama kali pada tanggal 27 juli 1920,dengan peletakan batu pertamanya oleh Johanna Catherina Coop,puteri walikota Bandoeng waktu itu B.Coops dan petronella roelofsen.

Untuk pembangunan Gedung Sate Bandung pada waktu itu memanfaatkan jumlah pekerja hingga 2000 orang pekerja.Dipimpin langsung oleh Ir.J.Berger arsitek muda ternama fakultas teknik Delft Nederland,Ir.Eh.De Roo dan Ir.G.Hendrik serta perwakilan Gemeente Van Bandoeng yaitu Kol.Pur.Vl.Slor.

Yang cukup fenomenal dari pembangunan Gedung Sate Bandung ini adalah dengan didatangkannya 150 orang ahli pemahat atau ahli Bongpay atau pengukir batu nisan dan kayu asal negeri tiongkok/china yang berasal dari daerah Konghu/Canton,serta dibantu ribuan tukang batu,aduk serta tenaga bantuan atau laden lainnya yang berasal dari daerah sekitar bandung yaitu sekeloa,coblong Dago,Gandok dan Cibarengkok.

Gedung Sate Bandung

Gedung Sate Bandung

Tepat pada bulan September 1924,atau mencapai waktu pembangunan selama 4 tahun,akhirnya Gedung Sate Bandung rampung diselesaikan bersamaan dengan Kantor Pusat PTT ( Pos,Telepon,Telegraf dan Perpusatakaan ).

Untuk biaya pembangunannya sendiri,Gedung Sate Bandung menghabiskan dana sebanyak 6 Juta Gulden,sebuah dana pembangunan yang sangat besar dan fenomenal di masa itu.Makanya sebagai simbol kemegahan serta kemewahannya,dibuatlah puncak menara gedung seperti tusuk sate dengan ornamen berbentuk jambu air sebanyak 6 buah.

Alamat Gedung Sate Di Bandung

Gedung Kantor Gubernur Jawa Barat yang merupakan kebanggan warga Jawa Barat beralamat di Jalan Diponegoro No 22 Kelurahan Cihaurgeulis,Kecamatan Coblong Kota Bandung.

Bagaimana dengan Gedung Sate Bandung sekarang ?

Tempat Wisata Di Bandung mencatat,bahwa Gedung Sate Bandung mulai dipergunakan sebagai pusat pemerintahan Jawa Barat atau sebagai kantor Gubernur Jawa Barat adalah di tahun 1982,yang mana sebelumnya gedung ini dipakai sebagai pusat kegiatan jawatan pekerjaan umum (PU).

Kota Bandung yang sejak dulu hingga sekarang menjadi destinasi Favorit serta Populer wisatawan atau pelancong baik dalam negeri maupun luar negeri,menjadikan bangunan ini sebagai pusat budaya serta pusat pemerintahan yang semakin berkembang dan menjadikannya sebagai salah satu tempat wisata terbaik di Bandung Jawa Barat.

Gedung sate Bandung secara umum memang tidak banyak melakukan renovasi total terhadap bentuk bangunan utamanya,namun seiring perkembangan zaman serta tuntutan fungsi sebagai salah satu objek wisata di Bandung,sejak beberapa puluh tahun yang lalu telah mengalami perubahan berupa Renovasi ruangan serta pembangunan yang semakin mempercantik dan menambah fungsi dari Gedung Sate ini.

Ada satu hal eksotis yang ditawarkan Gedung Sate Bandung kepada wisatawan.SeLain di tempat ini bisa menikmati wisata budaya,pendidikan serta sejarah,di lantai paling atas terdapat menara tersembunyi,yang apabila dilihat dari bawah tidak akan terlihat.

Setelah anda masuk kawasan gedung sate bandung,untuk mencapai bangunan teratas gedung ini,anda dapat menaikinya dengan 2 cara yaitu dengan menaiki 6 tangga kayu yang masing tangganya memiliki 10 anak tangga atau mempergunakan Lift yang baru dibangun pada tahun 1998.

Apabila telah sampai di puncak menara Gedung Sate Bandung,maka pelancong selain bisa melihat area pameran hasil atau perkembangan pembangunan di Provinsi Jawa Barat,yang tak kalah asyiknya adalah di puncak menara ini dilengkapi tempat wisata kuliner berupa teras kopi yang di desain sedemikian rupa sehingga sangat mirip dengan cafe-cafe terkenal di kota Paris Perancis.

Di Tempat Wisata Di Bandung ini,pengunjung bisa merasakan syahdu serta eksotisnya hawa udara Bandung menyentuh anda dari puncak menara,sambil menikmati keindahan kota bandung yang memang sangat terkenal eksotis dan romantisnya,serta di menara gedung ini juga pengunjung bisa dengan jelas melihat keindahan Gunung Tangkuban Perahu dari kejauhan.

Bagaiamana ? menarik bukan,tak kenal maka tak sayang,seperti itulah sejarah.Setelah membaca artikel ini,semoga menjadikan anda menjadi lebih tahu sejarah Bangunan kebanggaan Jawa Barat ini,serta anda bisa membuktikannya dengan merencanakan mengunjungi Tempat Wisata Di kota Bandung di waktu liburan ke Gedung Sate Bandung.

 

Loading...

Leave a Reply